Tampilkan postingan dengan label sejarah-taekwondo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah-taekwondo. Tampilkan semua postingan
Senin, 05 Maret 2018

sejarah singkat taekwondo masuk ke indonesia

SEJARAH SINGKAT TAEKWONDO MASUK KE INDONESIA



Seperti yang kalian ketahui, Taekwondo merupakan beladiri yang sudah familiar di Indonesia. Taekwondo merupakan salah satu seni olahraga beladiri asal Korea Selatan. Taekwondo sudah berkembang sejak tahun 37 Masehi di masa Kogooryo di Korea. Taekwondo menjadi pertunjukan ritual yang dilakukan oleh bangsa Korea dan juga menjadi senjata beladiri andalan ksatria.

Pada Tahun 1945 di saat Korea merdeka, rakyat Korea berusaha mengembangkan Taekwondo sehingga diterima dan berkembang pesat diseluruh dunia. WTF adalah salah satu badan Federasi Taekwondo resmi yang berdiri pada 28 Mei 1973, yang merupakan program resmi pertahanan nasional kalangan polisi dan juga tentara. Taekwondo berkembang di Indonesia pada tahun 1975 yang membawa aliran ini adalah Mauritsz Dominggus yang datang ke Indonesia pada tahun 1975 di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Seiring dengan berkembangnya Taekwondo di Indonesia, terdapat 2 organisasi Taekwondo yaitu FTI(Federasi Taekwondo Indonesia) dan juga PTI(Persatuan Taekwondo Indonesia). FTI dan PTI menggelar sebuah pertemuan pada tanggal 28 Maret 1981 yang bertajuk MUSYARAH NASIONAL I, dengan tujuan untuk memajukan Taekwondo Indonesia.

http://scdc.binus.ac.id/taekwondo/2016/04/sejarah-singkat-taekwondo-masuk-ke-indonesia/

sejarah taekwondo di dunia

Image result for gambar atlet taekwondo
Taekwondo adalah salah satu jenis olahraga beladiri yang berasal dari Korea. Salah satu seni beladiri ini berpusat pada cara menendang dan memukul. Dalam bahasa Korea, Tae berarti menendang dengan kaki. Sedangkan Kwon berarti tinju. Lalu Do berarti seni atau jalan. Bila diartikan secara singkat, Taekwondo berarti seni menendang atau meninju untuk menghancurkan.
The World Taekwondo Federation atau disingkat WTF, didirikan pada tanggal 28 Mei 1973 di Korea. Organisasi WTF ini juga sudah membuka cabang di 156 negara anggota. Taekwondo menjadi salah satu kejuaraan yang dipertandingan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Kejuaraan taekwondo pertama kali diadakan pada tahun 1973 di Kuk Ki Won, Seoul. Hingga pada sekarang pertandingan taekwondo dilaksanakan 2 tahun sekali secara rutin. Pada tahun 1988, pertandingan taekwondo juga dimunculkan pada Olympic Games yang kemudian dilanjutkan pada Olympic Games 2000 di Sydney Australia.

Seragam Taekwondo berwarna putih dengan tingkatan yang terlihat pada sabuknya. Warna sabuk dari tingkatan rendah ke tinggi: putih, kuning, kuning dengan satu strip, hijau, hijau dengan satu strip, biru, biru dengan satu strip, merah, merah dengan satu strip, merah dengan dua strip, hitam (satu sampai Sembilan strip). Terdapat 3 materi latihan di dalam Taekwondo, yakni Kyukpa, Poomsae, dan Kyuroki.

Pada zaman dahulu, manusia menggunakan tangan kosong untuk memenuhi insting mempertahankan dirinya. Dan dengan begitu manusia secara tidak sadar mengembangkan teknik-teknik mempertahankan diri dengan tangan kosong. Inilah yang mendasari teknik beladiri Taekwondo. Pada zaman dahulu, Taekwondo disebut sebagai “Subbak”, “Taekykon”,dan “Takkyon”.

Taekwondo dipelajari oleh para ksatria kerajaan jaman dulu untuk melindungi dirinya ketika tidak menggunakan pedang atau senjata. Taekwondo membangun kekuatan dengan tangan dan kaki hingga menyatu dengan tubuh dan bergerak leluasa, sehingga dapat digunakan dalam situasi yang kritis kapan pun.

Pada Dinasti Koryo di masa Pertengahan, Taekkyon atau Taekwondo adalah syarat utama seleksi ketentaraan. Tingkat penguasaan Taekkyon atau Taekwondo seorang tentara waktu itu menentukan pangkatnya. Pada masa itu kontes Taekkyon atau Taekwondo disebut dengan Subakhui. Akan tetapi, senjata api mulai masuk ke Korea, sehingga seni beladiri ini agak ditinggalkan.

Di kala masa penjajahan Jepang sampai tahun 1945, seiring dengan pengaruh masuknya senjata api maka perhatian pada olahraga taekwondo pun semakin tertinggal. Pada masa itu, yang ditonjolkan adalah kebudayaan. Seni beladiri Taekwondo dilarang oleh penjajah Jepang. Taekwondo diajarkan secara sembunyi-sembunyi oleh para ahli Taekwondo dan dipelajari oleh para tentara Korea untuk memperkuat pertahanan mereka.

Setelah kemerdekaan Korea dari Jepang, para ahli beladiri menyatukan perguruan beladiri mereka dengan nama Taekwondo pada tahun 1954. Namanya sempat berubah menjadi Taessodo pada tahun 1961 namun kemudian kembali lagi menjadi Taekwondo. Dibentuklah organisasi Taekwondo bernama Korea Taekwondo Association (KTA) pada tanggal 5 Agustus 1965.

Kemudian Taekwondo menjadi olahraga yang populer di kalangan masyarakat Korea dan di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, olahraga taekwondo ini sangat diminati, tampak dari adanya klub Taekwondo diberbagai pelosok daerah dan juga dimasukkan ke dalam cabang olahraga yang dipertandingkan dalam PON.

https://www.beritabola.win/sejarah-perkembangan-olahraga-taekwondo-di-dunia/
Senin, 26 Februari 2018

Sejarah Taekwondo

Tae kwon-do merupakan salah satu cabang seni olahraga bela diri yang berasal dari Korea Selatan.

Makna dari Taekwondo mempunyai arti yaitu :

Tae = kaki

Kwon = pukulan dengan tangan/tinju

Do  = sistem/cara/seni

Arti kesuluruhan Taekwondo adalah : seni beladiri yang menggunakan kaki dan tangan sebagai senjata beladiri untuk menaklukan lawannya.

Menurut sejarah Tae kwon-do berkembang sejak tahun 37M. Pada masa dinasti Kogooryo di Korea. Masyarakat menyebutnya dengan nama berbeda, yaitu Subak, Taekkyon, taeyon. Tae kwon-do kerap dijadikan pertunjukan acara ritual yang dilakukan oleh bangsa Korea, bela diri Tae kwon-do menjadi senjata bela diri andalan para ksatria. Sejarah panjang Korea pada dinasti Chosun kuno, kerajaan Shila, dan dinasti Koryo pada masa kejayaannya.

Pada saat Korea merdeka pada tahun 1945 rakyat Korea berusaha mengembangkan Taekwondo yang merupakan seni bela diri tradisional Korea, sehingga Taekwondo diterima dan berkembang pesat diseluruh dunia.

WTF adalah suatu badan Federasi Taekwondo Dunia yang resmi berdiri pada tanggal 28 Mei 1973 sebagai Presiden adalah Kim Un Yong bermarkas di Kukkiwon (Seoul) Korea Selatan. WTF program resmi pertahanan nasional kalangan Polisi dan tentara. WTF beranggotakan lebih dari 186 negara

Kejuaraan Dunia pertama kali diadakan oleh WTF pada tanggal 25-27 Mei 1973 di Seoul diikuti oleh 18 Negara.

Tae kwon-do aliran WTF berkembang di Indonesia pada tahun 1975 yang membawa aliran ini adalah Mauritsz Dominggus yang datang ke Indonesia pada tahun 1972 di Tanjung Priok, Jakarta Utara

Pada saat itu Tae kwon-do di Indonesia belum berkembang karena Bela Diri karate lebih dulu hadir di Indonesia seperti aliran Karate Shindoka beberapa pelatih diantaranya : Simon Kaihena – Jopi Yan Rainong – Hady Sugianto – William Giritz – Sukanda – Hasan Johan – Hendry Sanuri (Alm) - Drs. Rosid M. Siregar (Alm) – Mujiman (Alm) dan Harry Tomotala(Perguruan Karate PERKINO). Mereka tersebut bergabung dengan Mauritsz Dominggus berasal dari Ambon yang merupakan pemegang sabuk hitam Taekwondo yang belajar di Belanda dan membentuk perguruan dengan nama KATAEDO. Gabungan kata karate dan Tae kwon-do.

Pada tanggal 15 Juli 1974 atas saran Prof. Kim Ki Ha (Ketua Asosiasi Korea di Indonesia) KATAEDO di ganti nama Institut Tae kwon-do Indonesia (INTIDO). Pada saat itu Prof.Kim Ki Ha sebagai penasehat INTIDO dan atas saran beliaulah INTIDO dipertemukan dengan Duta Besar Korea Selatan dan beliau diutus ke Korea Selatan mengikuti sidang umum II WTF pada tanggal 27 Agustus 1975. Dan Prof.Kim Ki Ha memperjuangkan INTIDO untuk dapat diterima sebagai anggota WTF dan persyaratan WTF supaya INTIDO dirubah menjadi Federasi Taekwondo Indonesia (FTI) sebagai ketua umum Marsekal Muda (TNI) Sugiri.

Pada tanggal 17 juni 1976 FTI resmi menjadi anggota WTF ditandatangani oleh presiden WTF Kim Un Yong.

Pada tahun 1976 Indonesia mendatangkan pelatih dari Korea Selatan dalam rangka program peningkatan mutu dan prestasi Tae kwon-do Indonesia bernama Kim yeong Tae Dan V. Mantan juara kelas berat.

Seiring dengan berkembangnya Taekwondo di Indonesia ada 2 organisasi Taekwondo yaitu FTI (Federasi Taekwondo Indonesia) yang dipimpin oleh Marsekal Muda Sugiri dan PTI(Persatuan Taekwondo Indonesia) dipimpin oleh Leo Lapulisa.

FTI dan PTI pada tanggal 28 Maret 1981 menggelar sebuah pertemuan yang bertajuk MUSYARAH NASIONAL I, demi kemajuan Tae kwon-do Indonesia. MUNAS I tersebut melahirkan kesepakatan bersama untuk menyatukan kedua Organisasi tersebut ke dalam sebuah Organisasi Taekwondo yang sekarang kita kenal Pengurus Besar Taekwondo Indonesia(PBTI) yang diakui oleh WTF dan KONI, sebagai ketua umumnya Bapak Sarwo Edhie Wibowo dengan pelindung langsung dari ketua KONI Pusat Bapak Surono.



Pada tanggal 17 – 18 September 1984 sebagai Ketua umum Munas :

Ke – I : 1984 – 1988 Bapak Letjen TNI AD (Purn.) Sarwo Eddie Wibowo

Ke – II  : 1988 – 1933 Bapak Letjen TNI AD (Purn.) Soeweno

Ke – III : 1993 – 1997 Bapak Letjen TNI Harsudiyono Hartas

Ke – IV  : 1997 – 2001 Bapak Letjen TNI Mar Suharto

  2001 – 2006

Ke – V  : 2006 – 2010Bapak Letjen TNI Erwin Sudjono



Tae Kwon-do sebagai cabang olah raga resmi di arena PON Ke XI tahun 1985 diselenggarakan di Jakarta

Tae kwon-do dipertandingkan di olimpiade tahun 1992 di Barcelona Spanyol sifatnya ekchibisi dan resminya sendiri pertama kalinya pada olimpiade di Atlanta AS tahun 1996.